Blog ini membahas seputar konfigurasi dan materi pembelajaran Networking

Full width home advertisement

Post Page Advertisement [Top]

 

Shared hosting adalah layanan hosting dimana sebuah account hosting diletakan bersama-sama beberapa account hosting lain dalam satu server yang sama, dan memakai services bersama-sama.

Disini saya akan melakukan konfigurasi shared hosting menggunakan debian. Oke langsun saja ke Konfigurasinya :

1. Pertama kalian setting network adapter pada virtual box untuk debian nya. adapter 1 setting menggunakan bridge
2. Lalu pada adapter ke 2 kita menggunakan Internal network. Yang artinya dengan mode ini kita tidak dapat terhubung dengan interface fisik namun dapat saling terhubung sesama vm asalkan menggunakan internal network yang sama

3. Lalu Pastikan kalian sudah mengatur ip pada server nya untuk terhubung ke server dan IP untuk masing masing domain

4. Setelah itu kalian Buat file baru yang berisi catatan nama domain yang akan kalian buat 

5. Setelah itu install paket yang dibutuhkan yaitu Bind9, Dns, Dan Apache2
apt install bind9 dnsutils apache2

6. Setelah menginstall paketnya kalian konfigurasi dns nya dengan perintah 
nano /etc/bind/named.conf

7. Setelah itu kalian masuk kedalam direktori etc/bind untuk copy file db.127 dan db.local 
cd /etc/bind

7. lalu copy file db local dengan nama yang sesuai di zone tadi yang kalian buat
cp db.local kelompok
cp db.local bani
cp.local habib
cp db.127 ip

8. Lalu konfigurasi file kelompok

9. Konfigurasi file bani

10. konfigurasi file habib

11. lalu konfigurasi file ip untuk masing masing domain

12. Konfiurasi file name.conf.option. ubah ip Forwarders menjadi 8.8.8.8 dan dnssec-validation no:
nano /etc/bind/named.conf.option

13.  lalu konfigurasi resolv.con dan masukan nama domain yang kita buat tadi
nano /etc/resolv.conf

14. Lalu restarti bind9 dan cek status nya pastikan sudah active 
/etc/init.d/bind9 restart
/etc/init.d/bind9 status

15. Lalu verifikasi dengan ping ke masing masing domain yang dibuat tadi. Dan pastikan ip nya sesuai dengan yang kalian buat di enp0s8

16. lalu lakukan pengujian dengan nslookup dan pastikan masing masing domain ip nya sesuai

17. Konfigurasi  file apache2.conf lalu ubah path default menjadi Home 
nano /etc/apache2/apache2.conf


18. Setelah itu masuk kedalam direktory sites available dan copy file 000-default.conf
cd /etc/apache2/sites-available

19. Lakukan konfigurasi pada file kelompok dengan melakukan peruahan pada Servername dan juga DocumentRoot
nano kelompok

20. copy file 000-default.conf kembali untuk domain kedua

21. lalu konfigurasi file bani dengan merubah ServerName dan DocumentRoot

22. Copy file 000-default.conf untuk domain ke 3

23. Lalu masuk kedalam file habib dan Ubah Konfigurasi ServerName dan DocumentRoot

24. Setelah melakukan konfigurasi pada ketiga file tadi kita kota disable yang file 000-default.conf
a2dissite 000-default.conf

25. Lalu aktifkan 3 file konfigurasi yang sudah kita edit tadi 
a2ensite kelompok.conf bani.conf habib.conf

26. Lalu kita tambahkan user untuk masing masin domain 
adduser kelompok

27. tambahkan user untuk bani
adduser bani

28. lalu kita masuk ke direktori var/www/html/ untuk copy file index.html kedalam masing masing user

29. Lalu kita ke user kelompok dan konfigurasi file index ubah path title
nano /home/kelompok/index.html

30. Pada path span kita ubah Untuk merubah tampilan Web nya

31. Lalu kita ke user bani dan konfigurasi file index ubah path title

32. Pada path span kita ubah Untuk merubah tampilan Web nya

33. Lalu kita ke user habib dan konfigurasi file index ubah path title

34. Pada path span kita ubah Untuk merubah tampilan Web nya

35. Setelah itu lakukan restart apache2 dan cek status nya pastikan sudah aktif
/etc/init.d/apache2 restart
/etc/init.d/apace2 status

Konfigurasi NAT

36. Lakukan Konfigurasi Nat dan hilangkan tanda # pada bagian net.ipv4. Hal ini bertujuan supaya ip addressnya dapat di forward 
nano /etc/sysctl.conf

37.  Lalu jika suda lakukan pengecekan data pada sysctl
sysctl -p

38. install paket iptable supaya bisa melakukan settingan nat melalui iptable
apt install iptables-persistent

39. Pilih yes untuk menyimpan konfigurasi default ipv4 

40. Lalu membuat rule iptables baru menggunakan interface yang terhubung ke internet

41. Save rule yang kita buat tadi
iptables-save >/etc/iptables/rules.v4

42. Lalu cek rule yang kita buat tadi
iptables -t nat -L

pengujian

43. Lalu konfigurasi ip address pada client windows dengan network yang sama dengan enp0s3 pada server dan gatewaynya arahkan pada server

44. lalu lakukan pengujian dengan mengakses domain menggunakan web browser
- Bani.com

- Habib.ok

- Kelompok.net




1 komentar:

Total Tayangan Halaman

Bottom Ad [Post Page]